Satu Lagi Kasus Kontrol TKA dengan Narkoba,TKA Disuruh Memukul Bos Saingan Perusahaan

by

     

Huang (39 tahun) adalah pemilik sebuah perusahaan pembersih di Taipei. Karena perushaan He, saingan bisnisnya lebih lancar, kliennya lebih banyak, Huang iri hati lalu menawarkan narkoba ke He, mencoba menjerumuskannya untuk kecanduan narkoba. Huang kerap mengajak He untuk ke kediamannya berpesta narkoba. Sampai He sudah kecanduan narkoba, Huang mulai menjual narkobanya dengan harga 1 gram 2000 NTD, karena itu He mulai membeli, lama kelamaan sampai berhutang banyak. Huang lalu memanfaatkan kesempatan untuk mengambil bisnis He yang bernilai puluhan juta NTD.
Awalnya He menolak mentah-mentah permintaan Huang,namun Huang kemudian memerintah 3 TKA pekerjanya untuk memukuli He. Dengan memakai lakban dan tongkat kasti, He dipukuli babak belur sampai bagian kepalanya terluka. Saat itu He juga dipaksa untuk menandatangani surat perjanjian penyerahan bisnis kepada Huang yang bernilai puluhan juta NTD.
Setelah berbulan-bulan memata-matai Huang, mengumpulkan bukti yang cukup, Kepolisian Taiwan pada tanggal 11 April menyergap kediaman Huang dan berhasil menangkap Huang, Zhang (mantan istri Huang), Chen, dan 4 orang lainnya beserta perlengkapan narkoba seperti alat hisap,lakban, hape, buku kas, dll.
Saat penyergapan, polisi juga menangkap TKA ilegal dari Vietnam, ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuhnya dan pernah melakukan aborsi di Taiwan.
Saat diinterogasi, Huang menyangkal semua tuduhan, “He yang mau ngisap narkoba jadi aku bantu cariin”tangkasnya. Namun dari penyelidikan kepolisian, Huang kerap mengadakan pesta narkoba, mengajak TKA untuk mengisap narkoba, diduga ia sengaja membuat para TKA kecanduan guna mengontrol mereka. Ketujuh tersangka tersebut akan diadili dengan tuduhan pemerasan, mengancam, merampok harta orang, melukai,dan perdagangan manusia serta pelanggaran hokum ketenagakerjaan.

SUMBER BERITA :

http://m.ltn.com.tw/news/society/breakingnews/2394568

ARTIKEL POPULER